Muliakan Wanitamu -dari my facebook

| |

Saya menemukan sebuah "aha" pada perkataan pak Mario di acara Goldenways. Whatever you say about the program, di sini saya hanya ingin menyampaikan apa yang menurut saya sangat menarik. Pada acara tersebut ada seorang penanya yang bertanya,

"Pak, anda mengatakan untuk menghormati wanita yang telah menjadikan seorang lelaki sukses akan tetapi apa pendapat anda ttg lelaki yang meninggalkan wanita yang telah membuatnya sukses?"


dan kontan sebuah jawaban pun meluncur,

"Laki-laki bekerja di luar rumah, ia berinteraksi dengan banyak orang, banyak hal yang membuat jiwanya berkembang. Ia banyak mendapat pujian jika ia berhasil, ini menyebabkan penghargaan dirinya meningkat. Sebaliknya, wanita lebih banyak di rumahnya, menghadapi hal-hal yang relatif lebih menjemukan, interaksi lebih terbatas, hal ini menyebabkan jiwanya tidak berkembang seperti laki-laki. Diperparah jika sehari2nya ia mendapatkan "pendidikan" dari sinetron-sinetron yang isinya kebanyakan mengandung unsur pertengkaran, perselingkuhan dan sebagainya.Hal ini mengakibatkan wanita tersebut tidak lagi bisa "mengimbangi" suaminya. "

Lalu, pertanyaannya adalah,
bagaimana caranya agar wanita juga terus berkembang sehingga seiring dengan "berkembangnya" suami wanita bisa senantiasa "mengimbanginya"?

Jawabannya sederhana (akan tetapi membutuhkan pelaksanaan yang tidak sederhana). Alloh ta'ala melalui RasulNya telah memberikan tata petunjuk yang jelas bagaimana hak2 suami istri ditunaikan, bagaimana mendidik istri dlsb yang disini saya belum berkompeten untuk menjelaskannya. Mungkin dari teman2 ada yang mau share?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar