NIFAQ

| |

Nifaq terbagi menjadi dua : i’tiqodi dan ‘amali
A. Nifaq I’tiqodi
Yang termasuk di dalam nifaq i’tiqodi antara lain:
1. Mendustakan seluruh syariat yang dibawa Rasul saw
     Dalam QS Munafiqun dijelaskan mengenai orang-orang munafiq, seandainya mereka manjalankan sholat dengan bermalas-malasan dan tidak memperhatikan hak2 sholat melainkan hanya karena riya, ingin dilihat sebagai muslim.
     Maka akan terlihat orang-orang munafiq itu pada sholat subuh dan sholat isya (yaitu mereka yg tdk/jarang berjamaah di waktu subuh dan isya). Orang-orang munafiq itu hendak menipu Alloh dan Rasul, padahal mereka menipu diri sendiri karena Alloh Maha Tau. Orang-orang munafiq bertempat di neraka paling bawah.

2. Mendustakan sebagian syariat yang dibawa Rasul saw
      diantara kita bisa terkena yang demikian ini dan seringkali tidak menyadarinya.

3. Membenci Rasul saw
Ukuran mencintai Rasul adalah mentaati apa yang dibawa oleh beliau

4. Membenci sebagian dari yang dibawa Rasul saw
5. Bangga dan senang dengan terhinanya/ rendahnya agama/ syariat yang dibawa Rasul saw(Islam) dan kaum muslimin
6. Benci/ tidak senang manakala agama yang dibawa oleh Rasul saw menemui kejayaan2


B. Nifaq Amali
Nifaq amali merupakan nifaq asghar yang pelakunya tidak sampai terancam dengan kerak api neraka dan neraka selama-lamanya. Namun demikian, hendaknya kita senantiasa takut jika terjangkiti karena jangan sampai saat dicabut nyawa sedang dalam menjalankan nifaq
Imam Hasan Al Bashri menjelaskan tentang nifaq :
- berbeda antara hati dan lisan
- berbeda antara yang disembunyikan dan yang didhohirkan
- berbeda antara yang di dalam dan di luar 



(Catatan Ta’lim kitab Al Wajibat 030408 @ wisma Raudhatul ‘Ilmi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar