Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan

Hidup untuk Hidup

| | 0 komentar


    Sekali lagi saya sedang ingin bermuhasabah tentang hidup. Ya, hidup. Karena Karena orang yang bijak adalah orang yang selalu dapat memetik hikmah dari setiap kejadian, baik itu kejadian yang penampakannya buruk maupun baik. Barangkali karena itulah, orang bijak akan selalu membuahkan pelajaran yang baik. Dan jika pelajaran-pelajaran baik yang selalu kita dapatkan, niscaya kesyukuran dan kesabaran itu akan lahir dalam diri kita.Karena itulah saya yakin kita ingin sekali bisa menjadi orang yang bijak itu.Orang yang hidupnya selalu belajar, dari tiap-tiap segmen yang dilaluinya. Orang yang belajar untuk hidup, melalui pengalamannya ia belajar untuk menjadi lebih baik.

Iman Kepada Malaikat (bag2)

| | 0 komentar

CAKUPAN IMAN KEPADA MALAIKAT1
Iman kepada malaikat mengandung empat unsur.
1.    Mengimani wujud mereka.
2.    Mengimani mereka yang kita kenali nama-namanya, seperti Jibril, dan juga terhadap nama-nama malaikat yang tidak kita kenal.
3.    Mengimani sifat-sifat mereka yang kita kenali, seperti sifat bentuk Jibril, sebagaimana yang pernah dilihat Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yang mempunyai 600 sayap yang menutup ufuk.
Malaikat bisa saja menjelma berwujud seorang lelaki, seperti yang pernah terjadi pada malaikat Jibril tatkala Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutusnya kepada Maryam. Jibril menjelma jadi seorang yang sempurna. Demikian pula ketika Jibril datang kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, sewaktu beliau sedang duduk di tengah-tengah para sahabatnya. Jibril datang dengan bentuk seorang lelaki yang berpakaian sangat putih, berambut sangat hitam, tidak terlihat tanda-tanda perjalanannya, dan tidak seorang sahabatpun yang mengenalinya. Jibril duduk dekat Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, menyandarkan kedua lututnya ke lutut Nabi dan meletakkan kedua telapak tangannya di atas kedua pahanya. Ia bertanya kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam tentang Islam, iman, ihsan, hari kiamat, dan tanda-tandanya. Setelah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menjawab seluruh pertanyaannya, Jibril pergi. Setelah tidak di situ lagi, barulah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menjelaskan kepada para sahabatnya, "Itu adalah Jibril yang datang untuk mengajarkan agama kalian."
Demikian halnya dengan para malaikat yang diutus kepada nabi Ibrahim dan Luth. Mereka menjelma bentuk menjadi lelaki.