Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Mencari Jodoh itu Seperti Mencari Sepatu

| | 0 komentar

Sebenernya saya bingung, yang lebih tepat itu mencari jodoh seperti mencari sepatu atau mencari sepatu seperti mencari jodoh ya? hehe... okelah lets go talking2 about this. Terinspirasi dari tulisan-tulisan teman-teman sebelumnya seputar perjuangan penantian dan pencarian jodoh. Kebetulan, liburan tadi aku cari sepatu, yah..meski penuh perjuangan Alhamdulillah dapat yang pas. Penasaran ya apa hubungannya sepatu ama jodoh, tapi bagi temen-temen yang sudah mengenalku lebih dekat pasti ngerti,hohoho...
Gini ceritanya, kakiku dan almost saudara2 ku (baik kandung maupun sepupu) punya bentuk yang unik, khususnya bagi yang perempuan. Karena kaki kami itu lebar-lebar dan panjang-panjang, jadi cukup sulit buat ndapetin sandal or sepatu model cewek. You know kan kalo pada umumnya model sepatu n sendal cewek itu kecil (sempit) dan nomor paling besar adalah 39-40 (kecil). Biar lebih jelasnya kukasih contoh gambarnya deh..




Akhwat, jangan turuti perasaanmu!

| | 2 komentar

Sebenarnya, judul tulisan ini nampaknya sudah jelas tentang apa yang ingin saya sampekan. Tak tau saja, ingin sekali melontarkan dan berbagi tentang ini pada kaum hawa. Sebuah kalimat yang akan aku ingat. Ketika kondisi kejiwaan, psikisku sedang labil-labilnya, ia dengan tegas memberi saya nasihat, "Noor, jangan selalu turuti perasaan, seringkali ia menjerumuskan kita pada keterpurukan!". Sungguh, hal ini benar adanya. 
Akhwat, wanita, perempuan, galz, jangan biasakan menuruti perasaan, biasakanlah akal sehat kita yang menentukan sikap kita, kedepankan logika dari perasaan. Maaf, saya pun wanita dan saya akui, ini bukanlah hal yang mudah, mungkin karena secara fitrah kita memang didominasi oleh perasaan. Perasaan ini memang tak selamanya buruk, but perasaan yang saya maksudkan di sini adalah perasaan yang cenderung diliputi hawa nafsu. Contoh sederhananya saja, saat berjalan-jalan alias window shoping, seringkali kita tidak berpikir jauh, tidak berpikir 2-3 kali tatkala kita punya uang dan melihat sesuatu yang menarik hati kita langsung membelinya, dan tak jarang hal ini membuat kita menyesal saat kita menyadari betapa tidak pentingnya barang yang kita beli (saat kita tengah dikuasai akal sehat kita).

Karya Anak Menoreh (hasil paparazi tersembunyi)

| | 0 komentar








Anak jaman sekarang : kalau cinta sudah direkayasa.....