Tampilkan postingan dengan label merapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label merapi. Tampilkan semua postingan

Selimut Cemas dari Merapi

| | 0 komentar


Ketahuilah kawan, tidak ada tempat yang aman secara hakiki. Memang jogja (khususnya utara) sedang dirundung musibah. Efek meletusnya gunung merapi membuat orang orang panik. Tapi, kok ya ada juga ya yang gak punya perasaan malah memanfaatkan situasi seperti ini, menjual barang kebutuhan dengan harga tinggi ataupun yang menyebarkan hoax macam-macam.

Saya dengar kawan-kawan panik dan banyak yang pulang kampung, ataupun sekedar berpindah tempat untuk mengungsi. Meski secara logis hal itu belum tentu baik pengaruhnya, baik secara proses maupun hasilnya, tetapi ini wajar secara kemanusiaan. Sebab secara perasaan akan mendapatkan rasa yang lebih tenang bila dekat dengan keluarga. Mungkin, bila aku di posisi mereka pun begitu.

Kepanikan dan kecemasan menjadi tidak wajar jika ada unsur memaksakan diri dan mengada-ada. Memaksakan diri untuk mengungsi dengan cara apapun, dan mengada-ada semisal rumahnya berada jauh di radius batas aman tetapi tetap mau mengungsi ke luar kota (atau bahkan ke luar negeri?)Padahal, seperti kalimat di awal, tidak ada tempat yang aman secara hakiki. Setidaknya menurut saya begitu.